Tips Aman Memutihkan Gigi

Tips Aman Memutihkan Gigi
Jakarta, Senyum menawan merupakan dambaan setiap orang. Kunci dari senyum menawan adalah gigi yang putih berseri. Bleaching (memutihkan) gigi dapat dengan membeli produk pemutih gigi yang dijual bebas ataupun dengan perawatan yang dapat diperoleh di praktik dokter gigi.

Efek samping dapat terjadi pada penggunaan yang tidak sesuai petunjuk pemakaian. Sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan sendiri produk pemutih gigi yang dijual bebas, ada tips-tips aman memutihkan gigi supaya gigi dan gusi anda terjaga kesehatannya seperti dikutip WebMD, Kamis (21/7/2011).

1. Kunjungilah dokter gigi terlebih dahulu

Mintalah supaya karang gigi Anda dibersihkan terlebih dahulu (scaling), meskipun nantinya Anda akan memutihkan gigi dengan bahan pemutih gigi yang dijual bebas dalam bentuk strip atau gel.

Saat gigi Anda dibersihkan (scaling) oleh dokter gigi, akan diketahui apakah ada gigi yang berlubang atau tidak. Pastikan gigi-gigi yang berlubang mendapatkan perawatan terlebih dahulu sebelum dilakukan pemutihan gigi.

Dokter gigi akan menceritakan kesehatan gusi apabila gusi sedang dalam kondisi inflamasi (bengkak) sebaiknya pemutihan gigi ditunda terlebih dahulu.

Mintalah rekomendasi kepada dokter gigi untuk bahan pemutih gigi yang dijual bebas. Tanyakan kepada dokter gigi, sebaiknya warna gigi seputih apa karena kepantasan warna gigi dipengaruhi oleh umur dan setiap orang berbeda.

2. Belilah produk pemutih gigi secara bijaksana

Bahan pemutih gigi yang digunakan di rumah mengandung peroksida seperti karbamid peroksida dalam berbagai konsentrasi (10%-20%).

Pilihlah produk pemutih gigi yang mengandung bahan pemutih dengan konsentrasi sedang. Apabila hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan, dapat memilih produk pemutih gigi yang mengandung bahan pemutih dengan konsentrasi yang lebih tinggi.


3. Ikutilah petunjuk yang tertera pada kemasan

Terlalu banyak menggunakan bahan pemutih gigi hingga mengenai gusi akan menyebabkan iritasi pada gusi.

Biasanya beberapa produk pemutih gigi yang dijual bebas dalam bentuk strip disarankan digunakan 30 menit setiap hari untuk 2 minggu. Penggunaan terus menerus dapat menyebabkan iritasi dan pembengkakan (inflamasi) pada gusi.

Beberapa jam setelah menggunakan produk pemutih gigi, jangan mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung soda dan asam.

4. Peringatan Khusus

Demi keamanan, ibu hamil dan ibu menyusui sebaiknya menunda pemutihan gigi yang akan dilakukan.

Bagi yang menggunakan mahkota jaket pada gigi, bahan pemutih gigi tidak akan dapat memutihkan mahkota jaket tersebut. Pertimbangkanlah apakah warna mahkota jaket akan berbeda secara mencolok dengan gigi-gigi yang lain.

5. Pertimbangkanlah untuk yang mempunyai gigi sensitif

Gigi sensitif ringan dan temporer dapat disebabkan oleh produk pemutih gigi. Apabila terjadi pembengkakan (inflamasi) gusi dan gigi sensitif, jangan lanjutkan perawatan dan hubungilah dokter gigi.

Apabila gigi dan gusi dalam kondisi sehat, akan tetap aman menggunakan produk pemutih gigi asal digunakan sesuai petunjuk pemakaian.

6. Jangan kecanduan menggunakan produk pemutih gigi

Dengan mudahnya penggunaan produk pemutihan gigi, beberapa konsumen beranggapan bahwa menggunakan semakin banyak dan sering produk pemutihan tersebut akan lebih baik.

Apabila gigi sudah memiliki warna putih yang paling pantas, sebaiknya melakukan bleaching gigi lagi kurang dari 2 kali dalam satu tahun.

www.detikhealth.com
Previous
Next Post »